Gubernur Riau Resmikan Jembatan Megah Ikon Pekanbaru


6 Objek Wisata Menarik di Pekanbaru, Bukit Kapur hingga Taman Bunga

Salah satunya ke Pekanbaru, Riau. Tim Merapah Trans-Sumatra sempat singgah sejenak di Kota Pekanbaru untuk menikmati kuliner dan landmark lokal. Baca juga: Itinerary 3 hari 2 malam di Pekanbaru, Ada Rainbow Hills Rumbai. Jika punya kesempatan mampir ke Kota Madani, berikut itinerary sehari di Pekanbaru yang bisa kamu jadikan alternatif.


Hypeabis KEINDAHAN JEMBATAN SIAK PEKANBARU

Pekanbaru, Beritasatu.com - Gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim, meresmikan Jembatan Siak IV yang diberi nama Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah, di Jalan Sudirman, Pekanbaru, Kamis (14/2). Jembatan megah yang menjadi ikon Kota Pekanbaru, dan jalur penghubung perekonomian masyarakat Riau ini, merupakan buah karya BUMN konstruksi, PT Brantas Abipraya (Persero).


Penampakan Fisik Jembatan Siak IV Di Pekanbaru

Jembatan ini terletak di Siak Sri Indrapura yang menjembatani antara Kota Siak dengan Kecamatan Mempura. Jembatan ini dibangun dengan tujuan memperlancar transportasi Siak-Pekanbaru sehingga terdapat jalur alternatif melalui darat disamping melalui sungai. Jembatan ini memilik panjang 1.196 meter dan lebar 16.95 meter ditambah dua buah trotoar.


Megahnya Jembatan Siak IV, Icon Baru kota Pekanbaru KATA OMED

Sedangkan Jembatan Siak II memiliki panjang 200 meter menghubungkan Kecamatan Rumbai dan Kecamatan Payung Sekaki masih di kawasan Kota Pekanbaru. Dengan warna Jembatan yang berwarna kuning berpadu dengan langit biru, pemandangan di sana terlihat indah.


Megahnya Jembatan Siak IV, Icon Baru kota Pekanbaru KATA OMED

Sejumlah warga melintas di Jembatan Siak IV pada hari pertama pengoperasian jembatan itu di Kota Pekanbaru, Riau, Senin (18/3/2019). Jembatan Siak IV sepanjang 800 meter ini akhirnya rampung dan bisa digunakan masyarakat, setelah 10 tahun proses pembangungannya yang sempat dihentikan dengan total biaya Rp483,68 miliar.


Jembatan Sungai Siak Pekanbaru Kisah, Ulasan, dan Catatan Perjalanan

Jembatan Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah, yang populer dikenal dengan nama Jembatan Siak IV, adalah nama sebuah jembatan yang terletak di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Indonesia.Jembatan ini menghubungkan pusat kota Pekanbaru di Jalan Sudirman Ujung dengan Kecamatan Rumbai Pesisir.. Jembatan ini merupakan proyek tahun jamak dan mulai dikerjakan sejak tahun 2009 dengan tujuan persiapan.


Jembatan Siak IV Jadi Obyek Wisata Baru di Pekanbaru Republika Online

Di Pekanbaru juga terdapat banyak anak sungai, sehingga wajar jika banyak sekali jembatan-jembatan kecil yang dibangun di Kota Pekanbaru. Dalam kesempatan ini tribunpekanbaruwiki.com akan mengulas 4 jembatan megah yang terdapat di Kota Pekanbaru.


Hypeabis KEINDAHAN JEMBATAN SIAK PEKANBARU

Jembatan Siak 4 punya nama resmi, yaitu Jembatan Sultan Abdul Jalil Alamudin Syah. Jembatan ini menghubungkan pusat Kota Pekanbaru dari Jalan Sudirman Ujung menuju Kecamatan Rumbai Pesisir. Dengan panjang 830 meter, terdapat ruas untuk kendaraan dengan 4 lajur kendaraan, 2 lajur untuk masing-masing arah, dan 2 ruas di sisi terluar kanan kiri.


Jembatan Sungai Siak Pekanbaru Kisah, Ulasan, dan Catatan Perjalanan

Jembatan Siak III Kota Pekanbaru yang telah diresmikan Gubernur Riau pada 3 Desember 2011, yang menghabiskan APBD sebesar Rp136 miliar, menimbulkan persoalan serius. Baca Juga: PGN Gandeng PT Pindad dan PT Inti Kembangkan Infrastruktur Distribusi Gas Bumi. Pasalnya, bangunan utama jembatan telah melengkung ke bawah.


Video Udara Jembatan Siak IV Pekanbaru YouTube

Jembatan Siak 1 masih tetap gagah berdiri di atas Sungai Siak, Pekanbaru, Sabtu (1/8/2020). Walaupun usianya sudah hampir setengah abad, jembatan yang dibangun oleh Caltex dengan kontraktor PT Leighton Indonesia Construction Company asal Australia tersebut hingga kini masih berfungsi dan tetap awet.


Jembatan Siak III Pekanbaru Aerial Photography & Survey

Sekedar tambahan, Jembatan Siak IV Pekanbaru memiliki panjang 800 meter dengan bentang utama 155 meter, bentang pendekat 7 x 45 meter dari arah Rumbai, bentang pendekat 5 x 45 meter dari arah Sudirman dan oprit 35 meter dari arah Rumbai. Lebar jembatan 20,50 meter dan jenis konstruksi cable stayed single pylon H = 75 meter.


Gubernur Riau Resmikan Jembatan Megah Ikon Pekanbaru

Penamaan. Nama resmi Jembatan Siak III ini diambil dari nama Sultan Siak Sri Indrapura yang pertama kali membuka daerah Senapelan yang kini menjadi Kota Pekanbaru. Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzamsyah merupakan figur yang telah berhasil mengembangkan perdagangan di Kota Pekanbaru.. Pembangunan. Proses pembangunan jembatan memakan waktu 10 tahun, yakni sejak tahun 2001.


Hypeabis KEINDAHAN JEMBATAN SIAK PEKANBARU

Lokasi Rumah Singgah Tuan Kadi ini berada di tepi jembatan siak 1 atau di kampung Bandar, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru, Riau 28155. Keberadaan Rumah Tuan Kadhi memang tidak terlepas dari sejarah panjang perkembangan Kerajaan Siak Sri Indrapura. Rumah Singgah Tuan Kadi - Mahdiya Az Zahra.


INDAHNYA JEMBATAN SIAK 4 PEKANBARU RIAU YouTube

Jembatan Siak 1, atau lebih dikenal dengan Jembatan Leighton Pekanbaru dulu adalah jembatan terpanjang di Sumatera, 350 m. Namun saat ini kekuatan konstruksi.


Megahnya Jembatan Siak IV, Icon Baru kota Pekanbaru KATA OMED

Hotel & Penginapan Terbaik di Bandung. 3. Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah. Menghubungkan kabupaten Siak dan jalan lintas Pekanbaru, Jembatan ikonik di Indonesia selanjutnya ini memiliki nama resmi Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah namun lebih populer dengan nama Jembatan Siak.


Megahnya Jembatan Siak IV, Icon Baru kota Pekanbaru KATA OMED

Bisnis.com, PEKANBARU--Gubernur Riau Syamsuar menyatakan bahwa Jembatan Siak IV di Kota Pekanbaru sudah bisa digunakan oleh masyarakat mulai hari ini. Syamsuar bersama sejumlah pejabat seperti Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Perumahan Rakyat (PUPR) Riau, Dadang Eko Purwanto dan Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru M. Noer melakukan pengecekan.

Scroll to Top